13 Reasons Why: Mengajarkan, Setiap Perkataan Yang Terucap Menyelamatkan Kehidupan Orang Lain



sumber: www.google.com


Jay Asher adalah penulis novel aal Amerika, akhir-akhir namanya semakin marak diperbincangkan setelah berhasil mengadaptasi novel 13 Reasons Why menjadi TV serial yang paling banyak ditonton tahun 2017. Dengan aktor utama Dylan sebagai Clay Jensen dan Katherine sebagai Hannah Baker, dengan genre misteri.

Setelah menonton film ini, saya baru mengerti mengapa banyak sekali yang memberi rating dan sahring bagus, dan benar memang film ini sangat mengaduk emosi penontonnya, bukan hanya dibuat merinding, film ini juga akan menimbulkan emosi marah, sedih, senang, bahkan terharu dan gregetan. Hannah Baker memberikan kaset kepada Tony, teman SMA nya sebelum dia bunuh diri. Ada 13 bagian yang mana disana dijelaskan kenapa Hannah sampai bunuh diri, ternyata ada 13 pelaku yang telah membuatnya bunuh diri, yang membuat merinding adalah ketika kaset-kaset tersebut direkam sendiri oleh Hannah Baker. Siapa pun yang menonton saya rasa akan menrinding dan takut jika membayangkan mendapat kaset tersebut.

Plot yang rapi dan sellau bikin penasaran setiap episodenya, wajib saya acungkan berikan pujian bertubi-tubi kepada Jay Asher dan semua casting berperan dengan sangat baik, tanpa berlebihan. Tanpa kita sadari semua yang ada di film ini, mungkin sangat dekat sekali dengan kita. Jika sedikit mengintip kejadian Hannah Baker bunuh diri disebabkan karena banyaknya teman yang membuat rumor tentangnya, dan parahnya seluruh isi sekolah mempercayainya, bullying saat ini memang sudah menjadi bagian dari kehidupan setiap manusia, tanpa kita sadari bullying dapat merusak jiwa seseorang. Hannah Baker pada film ini menjadi contoh bahwa setiap manusia berhak hidup dengan nyaman dan tanpa menghakimi satu sama lain dengan menyebarkan rumor yang tidak benar dan membully seseorang bukan menjamin kamu sempurna di mata Tuhan.  Bukan hanya itu saja Hannah Baker mengakhiri hidupnya karena sesorang merusak jiwanya, she was (sorry) raped. Apapun yang ada dalam film ini, kita bisa ambil banyak pelajaran dan hikmahnya.

Berikut adalah penyesalan Clay Jensen terhadap Hannah Baker. It's really deep and so touching.

sumber: www.google.com



Selain itu film ini tambah apik, dengan adanya musik yang sesuai situasi dan sangat menyentuh. Soundtrack yang paling menyentuh adalah lagu Only You yang dinyanyikan Selena Gomez, ketika Clay Jensen keluar dari ruangan guru BK untuk memberikan kaset-kaset tersebut. Bukan hanya karena Selema Gomez yang menyanyikannya, tetapi lirik yang dinyanyikan sesuai dengan situasi yang dialami Clay Jensen.




Pesan saya satu; segera tonton film ini, dan kamu akan mengerti dan sadar bahwa sekecil apapun yang kamu katakan, akan mempengaruhi bahkan menyelamatkan kehidupan orang lain. So, be kind to another and say no to bullying. 

Comments

  1. Karena kepo sama ceritanya, aku jadi nonton serial ini. Semoga engga jadi takut, karena aku takut horor dan yg serem-serem ������

    ReplyDelete
    Replies
    1. Welcome to your tape! *kata yang paling serem di film ini haha

      Delete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Menteri Favorit ala Diah Sally

Do What You Love and Love What You Do

Menertawai Hal Yang Tabu Ala Slavoj Zizek