3 Hal Yang Harus Diketahui Master of Ceremony (MC) Pemula


If you can speak, you can influence. If you can influence you can change the life



Berbicara adalah seni bagaimana kita mempengaruhi orang lain, tak jarang berbicara juga untuk menyalurkan ide yang awalnya hanya ada di kepala. Banyak orang yang pandai berbicara depan umum dapat mempengaruhi orang lain, bahkan merubah kehidupan, contohnya Bapak Ir. Soekarno dengan pidatonya yang menggelegar dan kata-kata yang berhasil membangkitkan dan membakar semangat warga Indonesia, bahkan sampai sekarang siapa pun yang mendengarkannya akan selalu merinding dan berapi-api semangatnya.

Bagaimana kamu siap mempengaruhi dan merubah kehidupan menjadi lebih baik?

Eits, tunggu dulu. Public Speaking atau berbicara di depan umum mempunyai banyak macam, pidato, orasi, presentasi, stand up comedy, MC/host dll. Sekarang saya akan berbagi tentang hal yang saya cukup tahu sejak tahun 2012, yaitu Master of Ceremony (MC) atau pembawa acara.

Menjadi seorang MC atau pembawa acara sama saja seperti mempunyai tanggung jawab bahwa acara yang kamu bawa harus berjalan dengan lancar, seru, tidak ada audience yang meninggalkan acara sebelum berakhir, dan yang terpenting jangan sampai mereka memejamkan mata (if you find this one, lets talk to them to get the room ). So, are you ready for knowing the steps?

Let’s find them....


3 Hal ini yang harus kamu ketahui jika kamu ingin menjadi seorang MC:


1. Knowing your self

Mengetahui keburukan diri sendiri adalah metode terbaik untuk mengatasi keburukan orang lain – none

Sulit memang untuk mengetahui kekurangan diri kita sendiri, tetapi sangat mudah untuk mengetahui keburukan orang lain, begitulah manusia. Tapi yang harus diingat bagaimana kamu akan berkembang jika kamu tidak tahu kekurangan dirimu?

Pertama kamu harus tahu bagaimana cara kamu berbicara, seperti apakah kamu cadel atau speed kamu terlalu cepat atau lambat ketika berbicara? Sekarang, cari koran dan baca halaman pertama. Read by your own style, jangan terlalu mendramatisir dan lebay. Selain cara kamu berbicara kamu juga harus catat apa yang akan kamu bicarakan ketika memandu acara nanti, jika kamu menjadi MC selama 3 jam, catat apa saja yang akan kamu bicarakan. Ingat, catat!.

Selain gaya berbicara, kamu juga harus belajar olah tubuh (gesture) yang benar ketika berbicara, terkadang apa yang kita ucapkan akan lebih mengena jika diikuti olah atau gerak tubuh yang sesuai. Dan ingat kamu juga harus memandang audience kamu keseluruhan. Jika gaya berbicara dan gerak tubuh kamu sudah okay, lakukan eye contact dengan audience kamu, dan please jangan menunduk, karena Tuhan tidak akan menurunkan uang dari langit kecuali kamu menghadap ke audience dengan benar, acara seru, client bahagia dan bayaran pun datang

2.Knowing your Client

Knowing your client (mengetahui kebutuhan client-mu). Ingat, client-lah yang memberikan amanat kepada kita agar acaranya berjalan seru dan berhasil, jadi utamakan kebutuhan client dibanding kebutuhan kamu. Apabila client ingin kamu memakai dresscode merah, pakailah. Atau mungkin kamu diwajibkan memakai baju spiderman di acaranya, kamu juga bisa menolak. Ingat menolak dengan kata-kata yang ramah, karena bagaimana pun dia yang membayar jasa kamu, tapi kamu juga berhak untuk menolak.

Biasanya saya akan memberikan data yang harus diisi oleh client agar saya mengerti apa saja yang diinginkan client agar acara berhasil dan sukses, data itu membuat saya mempunyai bayangan akan acara yang akan dilakukan nantinya. Data yang harus dikumpulkan bisa berupa; Tema acara, tagline, benefit yang akan didapatkan audience, poster acara, rentang umur & gender audience. Kalau data ini sudah saya terima, lakukan lagi research tentang acara tersebut, pengisi acara dll. Nah, setelah itu biasanya saya langsung kebagian yang saya, kamu dan kita semua tunggu, fee profesional, kalau untuk yang ini jangan mau di-nego ya shay! 

3.Knowing your partner

Dalam hidup memang kalau kita punya partner atau pasangan hidup akan terasa lebih baik dan menyenangkan, sama halnya dengan membawakan acara, jika kamu MC pemula, partner adalah hal yang wajib kamu punya, karena mungkin saja di tengah jalan kamu bingung apa yang akan kamu bicarakan. Tapi saya harap kamu juga harus hati-hati memilih atau menerima partner, karena demi apapun kalau tidak satu visi dan misi atau tidak cocok sama saja kamu tidak akan akur dan ujung-ujungnya kamu bakal diputusin, eh maksud saya ujung-ujungnya acara yang kamu bawakan akan amburadul dan berantakan. Saran saya kamu harus cari tahu siapa partner kamu dan lakukan briefing yang disusul latihan minimal 3 kali sebelum acara dimulai.

They may forget what you said, but they will never forget how you made them feel – Carl W. Buechner

So, make them feel like home, when they met you.

Lakukan 3 hal di atas dulu ya, besok saya akan update lagi mengenai tentang MC. Jika kamu punya pertanyaan silahkan comment di bawah dan kalau kamu mau acara kamu seru, berhasil dan sukses jangan lupa hubungi saya untuk menjadi MC di acara favorit kamu. Cheers!

Comments

Popular posts from this blog

Menteri Favorit ala Diah Sally

5 Hal Yang Harus Diperhatikan Sebelum Berbicara Di Depan Umum

3 Jenis Narasumber & Solusinya