'Tabayyun' Solusi Mengatasi Masalah

Tabayyun (bahasa Arab) dari kata bayyana-yubayyinu yang artinya jelas, tabayyun kurang lebih artinya adalah menjelaskan atau mencari penjelasan. Tabayyun sangat perlu digunakan jika kamu akan memberikan solusi dalam sebuah masalah. Dalam prinsip hidup saya pribadi, tabayyun adalah hal yang sangat penting, karena dengan ini menghindari saya pada fitnah dan hanya berpihak pada satu kubu.

Beberapa waktu lalu, ramai diperbincangkan dan diberitakan bahwa wartawan salah satu TV berita di Indonesia, Metro TV diserbu masa ketika melaporkan aksi 414. Sebelumnya, saya ingin menyampaikan bahwa tulisan ini dibuat bukan karena saya pro atau pun kontra dengan Metro TV. Saya termaksud orang yang paling sedih, ketika melihat tayangan wartawan Metro TV diserbu. Beberapa orang menyerbu karena Metro TV dianggap tidak adil dalam memberikan berita Pilkada DKI 2017. Yang jadi pertanyaan saya ketika melihat kejadian tersebut adalah

‘Kenapa Wartawan yang ingin melaporkan berita dipukul? Apa mereka melakukan kesalahan kode etik dalam penyiaran?’

Ketika melihat berita tersebut, saya tidak menyalahkan siapa pun. Dan saya tidak mau ikut emosi menyalahkan satu pihak. Sampai akhirnya pada tanggal 16 Mei 2017 di hari selasa, saya berkesempatan mengunjungi Metro TV untuk mengetahui lebih lanjut tentang dunia pertelevisian, kegiatan ini adalah salah satu benefit yang saya dapat dari bergabung di Kelas Penyiar. Beruntungnya lagi, saya dan teman-teman Kleas Penyiar disambut sangat baik oleh Bu Henny dan tim selaku PR Metro TV, dan diberi kesempatan untuk berbincang dengan Pak Budi selaku Kepala Redaksi Metro TV, beliau yang dulu disandera dengan Mbak Mutia di Irak.

Beberapa teman saya sudah bertanya, bagaimana Metro TV melakukan publikasi berita yang berimbang dan netral. Kurang lebih kesimpulannya begini kawan. Metro TV bukan tidak berimbang dalam memberitakan Pilkada DKI 2017, tetapi memang beberapa partai tidak memberikan Metroo TV akses untuk meliput berita, sehingga tidak adanya penayangan berita. Dari sini saya menarik kesimpulan bahwasanya penyerbuan terhadap wartawan Metro TV yang lalu adalah hal yang kurang etis. Kalau pun mereka salah kita tidak berhak menghukumnya, karena ada pihak yang lebih berwenang.

Kawan... mereka hanya mengambil gambar dan menyampaikan berita apa adanya, apabila kemarin ketika Pilakada DKI 2017 kamu melihat berita yang tidak berimbang, kamu sebaiknya tabayyun, jika tidak bisa, sebaiknya diam.  Apabila ada berita yang menyimpang, bisa jadi itu bukan karena keinginan mereka, karena Wartawan hanyalah Karyawan.

We’re just human. Don’t judge a person by our own mind. Only God can judge you, me and us.

Utamakan Tabayyun, niscaya jauh dari fitnah.


No comments:

Post a Comment