Do What You Love and Love What You Do

Agustus 2017, saya senang sekali karena telah membaca karya Alanda Kariza yang terbaru, Shopismata. Novel yang berlatar belakang politik membuat saya tahu kiprah perempuan di dunia politik. Tetapi ada satu kalimat yang membuat saya mengernyitkan dahi, yaitu; Do What you love and love what you do itu terlalu utopis. Karena bagaimana pun setiap manusia pasti punya rasa bosan.


Sejenak saya mencari tahu apakah kalimat dalam buku itu benar. Dan ternyata itu semua salah, iya salah besar! Saya gak pernah bosen melakukan apa yang saya cintai, mencintai kamu ngomong. Sampai pada akhirnya tahun 2011 saya memutuskan, bagaimana caranya supaya apa yang saya bicarakan bukan hanya omong kosong belaka, syukur-syukur jadi main job. Keputusan untuk menjadi Master of ceremony (MC) sempat ragu, tetapi bismillah siap melangkah.


Sampai tahun 2017, saya mencoba untuk rewind sesuatu yang sudah dilakukan, serta kawan-kawan yang dikirim Tuhan sebagai perantara antara saya dan klien-klien yang telah percaya. Speechless, terharu. sampai di akhir tahun 2016, saya punya resolusi mau nge-MC in Kang Maman, No tulen ILK. Jatuh cinta dengan buku-bukunya membuat saya ingin mengenal beliau lebih jauh. Saya tahu, agar resolusi itu terwujud maka saya juga harus berusaha. Tuhan Maha mendengar sekalipun, resolusi itu terucap selepas solat.

Thank's God, It's come true




Bisa sampai detik itu, membuat saya harus terus belajar tentang dunia Public Speaking, khususnya MC. Karena konon katanya, kalau mau sukses ya harus berusaha sendiri, hasilnya serahkan kepada Sang Maha Segalanya.


Mikir lagi! Bagaimana caranya bukan hanya tahu teori tapi juga butuh tempat untuk mengaplikasikannya. Dan Tuhan mempertemukan saya dengan Komunitas Sobat Budaya. I’m grateful. Sobat Budaya, tahun ini bisa dibilang banyak memberikan saya tempat untuk belajar. Mulai dari Pre Launching Buku Kode Nusantara di Galeri Indonesia Kaya, Hari Sumpah Pemuda dan terakhir Hari Nusantara. Thank you, Sobat Budaya (SB) dan Ka Wulan, selaku ketua dari SB! J


MC Hari Nusantara di Kementerian Komunikasi dan Informatika

Bukan Dewi Sandra (DS) tapi, Diah Sally (DS) MC-ing at JNE Tomang

Setiap habis MC dengan Sobat Budaya, suka dapat tawaran MC yang cukup fantastis, baik secara pengalaman, tantangan dan juga fee. Sewaktu dikasih kesempatan MC acara training inhouse Melukis Slide dengan Hati dengan BPJS Ketenagakerjaan di Park Land Hotel, luar biasa tantangannya. Bisa bayangin orang-orang yang ikut acaranya karena memang disuruh perusahaan. Kalau disuruh ikut sebuah acara, bukan karena panggilan hati, suka ada yang bandel peserta. Ditambah waktu itu, small group dan honestly belum pernah MC small group. But, Challenge accepted and I did it!

Naik kelas dengan mengambil tantangan yang datang

Ketika sharing bersama mentor, Kang Abee Perdana (Penyiar di Bandung), beliau bilang bahwa seseorang yang dateng ke sebuah acara bukan karena MC nya, tapi karena pengisi acaranya keren, okay dan hebat. Pesan itu selalu saya ingat-ingat karena bagaimana pun MC adalah jembatan antara sebuah acara/si pelaksana, pengisi acara dan audience. Tugas MC mengantarkan pengisi acara kepada audience dan ketika pengisi acara sudah melewati jembatan bisa saja jembatannya langsung dibakar atau dilupakan. Tapi bagaimana pun juga yang terpenting dalam sebuah acara adalah perantaranya, tanpa perantara kamu tidak akan sampai ke sebuah acara. Penting tetapi jarang dianggap itulah MC. yang terpenting adalah acara sukses, pelaksana senang, pengisi acara bahagia dan sponsor gembira.


Tapi yang paling saya suka ketika menjadi MC adalah bisa kenal dan ngobrol langsung dengan pembicara atau pengisi acara. Tahun ini, berkesempatan bisa ngobrol dan kenal lebih jauh dunia menulis buku, naskah film/sinetron, dunia para youtubers dan komikus.

MC Fortif Muda 45 di Kementerian Pariwisata

MC-ing Tahi Lalats (Komikus)

MC acara literasi w/ Faris BQ, Muh. Assad, Helvy Tiana & Andi Arsyil


Bagaimana sejauh ini kamu percayakan, kalau perkara do what you love and love what you do itu bukan terlalu utopis. Semua bisa terjadi, kalau kita percaya dan terus memeluk apa yang kita suka dan cintai. Kalau kamu bosan melakukan apa yang kamu cintai, berarti kamu benar-benar gak mencintai hal itu atau bisa jadi cara kamu mencintainya kurang inovasi.

Foto ini yang selalu membuat saya pengen nge-MC orang-orang hebat. Saya, Wizzie (Singer), Ge Pamungkas, Tatjana Shapira & Abimana ketika promo film Negeri Van Oranye

Wah tulisan ini, panjang juga ya ternyata. Sebelum saya tutup, satu hal yang akan saya sampaikan (lagi).


Pernah dengar, kalau kamu membantu saudaramu, maka Tuhan akan memabantu urusanmu juga. Atau kamu juga pernah dengar kalau kita mendoakan seseorang, maka doa itu akan balik ke kamu juga. So, kalau kawan kamu acaranya mau ramai, kamu bisa bantu dengan menghubungi saya. Hubunginya sekarang, soalnya kalau hari senin harga naik. Hahaha. ✌

Doain juga ya, bisa nge-MC di acara konser yang katanya hosting tersusah, karena 99% mereka hadir mau lihat musisinya, 1 % karena diajak teman atau gratisan, kemungkinan host nya ga bakal didenger. Kalau dapat job itu akan saya ambil, karena menurut saya hosting tersusah itu adalah MC di Ramayana atau Robinson, ngomong dari pagi sampe malam gak ada yang denger 😢


Oiya, Sending my huge hug buat orang hal yang kamu cintai ya. Dream, Love, Believe and Make it Happend. Karena tulisan ini, saya khususkan untuk kamu, kamu yang punya mimpi besar dan mencintai sesuatu. Olehkarena itu, saya buktikan bahwa saya berhasil mencintai sesuatu dan gak pernah bosan mencintainya. I did it, how about you?


Comments

  1. Wiih keren kiprahnya, Kak. Asyik banget jadi MC. Menantang banget. Terus asyiknya lagi tuh bisa pake baju yg seru2, semacam baju adat dari berbagai daerah di Indonesia :D

    ReplyDelete
  2. Wih keren yah ka bisa jadi MC, apalagi kalo MCin artis² atau penyanyi, mantab lah wkwkwk

    ReplyDelete
  3. Wow, MC seru juga yaaa. Gugup ga yaa di dpn org ramai kya gitu. Gw cuma pernah bicara di dpn puluhan org aja uda gugup ga karuan. Kasi tips nya donk kaka

    Ttg yg di ramayana dan robinson. Mnurut gw sih pasti ada yg dengar cuma ga di anggap penting. Terutama kalau ada backsound nya kya musik musik angkot gitu 😂😂😂

    ReplyDelete
  4. salut buat mb sally, gigih sampe2 mimopinya mewujud ngemc in kang maman

    ReplyDelete
  5. Wah hebat bisa ketemu Kang Maman. Mudah-mudahan bisa ketemu juga sama Cak Lontong. Pasti bikin makin suka sebagai MC.

    ReplyDelete
  6. Aku bacanya tuh sampe melotot deh krn tertarik banget sama tulisan (pengalaman)nya. Keren, kak. Keren.

    ReplyDelete
  7. Ooh anak SB, salam buat Kak Wulan. :)

    ReplyDelete
  8. Keren kak sally..sukses berlanjut ya, bismillah.

    ReplyDelete
  9. Masih ada gugup gak sih kak kalo tiap nge MC? Suka salut sama orang2 yang pandai ngomong di depan 👍👍

    ReplyDelete
  10. Wah keren kak! Keep doing what you love...

    ReplyDelete
  11. Waah aku berasa banget semangat kaka mengejar mimpinya, keren, ka, Baarokallah ya 😊

    ReplyDelete
  12. Kalau kamu bosan melakukan apa yang kamu cintai, berarti kamu benar-benar gak mencintai hal itu atau bisa jadi cara kamu mencintainya kurang inovasi>>> iya nih remotivasi yg kudu kuat

    Aku padamu bwt para MC.. karena bwt org dgn demam panggung super tinggi kek saya.. teramat salut kak

    Punya tips kak atasi demam panggung? 😂😂

    Oya satu lagi, enaknya jd MC bisa ngobrol sama artis idola tanpa modus,tp berfaedah yakk.. hihii

    ReplyDelete
  13. MC, salah satu profesi yg keren. Dan melatih public speaking juga, kalo saya pasti udah kringet dingin. Heuheu

    ReplyDelete
  14. Wah keren banget kak. Salut deh sama mereka yg lancar ngomong di depan umum.

    ReplyDelete
  15. Sukses terus di karir perMCannya,,, kalau saya ada acara boleh dong ya ngebooking jadi mc, harga bisa bersahabat kan yahhh ?

    ReplyDelete
  16. Seru banget ka jadi MC, bisa ngobrol sama penulis dan artis2

    ReplyDelete
  17. Anaknya mas Brili satu ini emang jempol deh! nge-MC in bang Andy jg yah...keren Sally!!

    ReplyDelete
  18. MC, sesuatu yang gak pernah aku bayangkan untuk jadi profesi. Tapi, sejujurnya aku penasaran. kebetulab aku juga suka ngoceh kak. semoga bs ketemu langsung yaa, penasaran jadinya sama ka Sally 😘😘

    ReplyDelete
  19. Kakak mc kecee kapan aku di undang ke acara kakak

    ReplyDelete
  20. Boleh dong nih nanti bantu acara kubbu?

    ReplyDelete
  21. Kak aku suka tulisannya. Mengerjakan hal yang kita cinta memang butuh perjuangan. Semoga cinta ga pernah habis untuk hal-hal yang kita kerjakan.

    ReplyDelete
  22. Kerjakan apa yang kita cintai. Luar biasa kalimatnya.

    ReplyDelete
  23. MC sebagai jembatan acara, aku setuju banget Ka. kadang acara jadi makin meriah dan bernyawa karena MC. hebat pengalamannya banyak. kapan2 QT di Kubbu yaa Kak, tips menjadi MC yg baik. keep writing and cheer up

    ReplyDelete
  24. Keren kak. Apalagi kak sally udah nge MC kemana-mana, pasti public speaking udah ga diragukan lagi. Aku ngomong di depan belasan atau puluhan orang saja masih suka grogi. Salutt deh pokoknya

    ReplyDelete
  25. Paragraf kedua terakhir itu lucu banget. Kadang aku kasihan sama MC di Ramayana dan tempat sejenisnya. Kasihan enggak ada yang dengerin. Hahaha..

    Semangat terus ya...

    ReplyDelete
  26. Kereen, Mbak! Menekuni apa yang kita cintai memang menyenangkan banget ya! Semoga sukses terus ya, Mbak :)

    ReplyDelete
  27. Sayang salllyyyy!!! Seneng sally udah jadi bagian dari Sobat Budaya! Ga terasa ya Jadi MC nya Sobat Budaya sepanjang tahun ������

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Menteri Favorit ala Diah Sally

Menertawai Hal Yang Tabu Ala Slavoj Zizek