5 Hal Yang Harus Diperhatikan Sebelum Berbicara Di Depan Umum


Komunikasi yang baik dan positif adalah syarat mutlak, bagi setiap orang yang ingin sukses di bidang apa pun – Andrie Wongso –


Ada yang setuju dengan kutipan di atas?

Saya sendiri, sangat setuju dengan kutipan di atas. Pasalnya, mau umur berapa pun, kudu dan wajib bisa berkomunikasi dengan baik. Apalagi, kalau kamu yang sudah bekerja. Dan terlebih, kamu harus bisa berkomunikasi dengan baik saat presentasi ke klien, rekan kerja dan bos. Bayangin deh, kamu punya ide bagus banget yang sudah, dirancang ternyata pas bos minta presentasi, gagapnya setengah mati, padahal presentasi itu sebagai penentuan bulan depan kamu pantes ada di kantor bareng si bos atau terpaksa nyari tempat kerja lain.

Dan beberapa kali, saya punya teman kantor yang kalau ngobrol asik banget, tapi kalau disuruh ngomong depan banyak orang dia langsung berubah menjadi pemalu, bahkan ada juga yang langsung keringat dingin dan tangannya basah. Spontan kaget banget, lihat teman saya yang kalau cerita masya Allah cerewetnya tapi giliran disuruh ngomong depan banyak orang (well, waktu itu hanya ada 15 orang) langsung diam seribu kata.

Beberapa peneliti mengungkapkan hal yang ditakuti pada 3000 orang Amerika oleh The People’s Almanact Book of list, ternyata ada 8 ketakutan, dan nomor satu diduduki oleh ketakutan berbicara di depan umum. Edan. Mungkin, kalau survey ini di lakukan di Indonesia, akan ada 9 ketakutan, yang terakhir akan diduduki oleh ketakutan akan kehilangan dia. Uhuk.

Sejak 2011, saya mulai mendalami tentang dunia Public Speaking, belajar dari banyak expert seperti; Jamil Azzaini, Dj Arie, Dinar A. Hadi, Bintang Cahya, Robie Habibie DLL. Ilmu dari mereka akan saya rangkum di tulisan ini, khusus untuk kamu. Semoga bermanfaat. 

5 Hal yang harus diperhatikan jika ingin berbicara di depan umum;


 1. Konten

Apapun yang akan kamu bicarakan pastikan kamu tahu tujuannya, kalau kamu sudah tahu tujuanmu berbicara, maka kamu akan mempersiapkan diri, kata-kata apa saja yang akan dikeluarkan. Namun, agar apa yang kamu sampaikan didengar dan pesannya sampai ke audience. Pastikan kamu berbicara secara terstruktur. Biasanya, saya akan membagi konten ini menjadi 3 bagian; Opening, Isi & Closing.

Opening, ini adalah sebagai penentu apakah audience akan mendengarkan kamu atau malah akan tidur. Kalau kata guru saya, Jamil Azzaini, 3 menit di awal adalah penentunya. So, pastikan kamu membuka presentasi/sebuah acara dengan sangat baik. Opening yang memukau, bisa kamu lakukan dengan menyampaikan kutipan, telling story, fakta/data atau bisa juga dengan distract thing.


Jika kamu jadi pembicara, masuk ruangan dari sebelah kiri audience & sedikit berlari serta jangan lupa tampilkan wajah berseri/senyum

Selanjutnya isi, ini paling penting diantara opening & closing. Jika kamu ingin mempresentasikan laporan atau apapun, pastikan isinya tidak bertele-tele & mudah dimengerti. Hal ini harus dilakukan, mengingat waktu untuk presentasi pasti sangat terbatas.

Dan ketika closing, bisa dengan pantun serta jangan lupa kasih kontak kamu ya. Ini penting, kalau presentasi depan klien, biar mereka bisa langsung menghubungi kamu kalau deal dengan penawarannya.


 2. Voice


Berbicara di depan umum tidak perlu bingung dan jangan kebanyakan ngomong hmm hmm

Kalau konten dari apa yang mau kita bicarakan penting sekali, maka voice ini tak kalah pentingnya. Coba bayangkan, jika kamu berbicara seperti orang kumur-kumur, apakah pesan kamu tersampaikan cukup jelas?

Okay, berikut yang harus kamu perhatikan pada bagian 'voice';

a. Volume

Pastikan volume kamu tidak terlalu besar dan kecil, jadi harus pas. Dan jika menggunakan alat bantu, mic serta mempunyai suaranya yang cempreng, sebaiknya kamu mengatur mic dengan echo yang pas.

b. Intonasi

Dalam hal ini, kamu akan harus tahu di bagian mana kamu berbicara bagian yang penting sekali, bahkan kalau perlu mereka me-notice apa yang kamu ucapkan, untuk itu kamu perlu melakukan intonasi dengan gaya penekanan, diayun atau dilambatkan. 


3. Gesture

Gesture atau gerakan tubuh juga harus dilakukan agar pesan yang ingin disampaikan bisa dimengerti dengan mudah. Gerakan tubuh yang harus diperhatikan adalah;

a. Eye contact atau kontak mata terhadap audience sangat penting, dengan melakukan hal ini audience sangat-sangat merasa dianggap dan dihargai.





Melakukan kontak mata satu persatu disapu secara rata jika kamu berbicara dalam grup kecil, tetapi lakukan menyapu kontak mata dari kiri ke kanan dengan cara membentuk huruf Z, jika audience mu lebih dari 100 orang atau menatap pelipis mereka.

b. Mimik wajah, memainkan raut muka. Jadi, jika kamu menyampaikan pesan gembira, wajah pun harus menunjukan kebahagiaan, jikalau perlu didukung dengan mata yang bersinar. Begitu Pula, jika ingin menyampaikan hal yang sedih, pasang raut muka sedih bahkan kalau perlu dengan mata yang berkaca-kaca.


Ga usah takut jelek, let's explore your expression

c. Gerakan tangan & kaki, juga harus sesuai dengan apa yang sedang disampaikan.


All out dalam bergerak
Gerakan tangan untuk meyakinkan audience. Jokowi melakukan gerakan tangan ini pada saat debat Pilpres 2014 & it's work. Haha

Gesture penting untuk dilakukan karena sangat membantu audience untuk memahami pesan.

4. Penampilan

Ketika berbicara di depan umum, secara otomatis kami menjadi pusat perhatian banyak orang, bahkan seluruh mata yang ada di ruangan akan tertuju pada kita. Olehkarenanya, paling tidak kamu berpenampilan yang enak dipandang. Dan penampilan ini juga harus disesuaikan dengan audience. Misal, kamu akan melakukan presentasi di depan anak SMA, ssbaiknya kamu berpenampilan dari atas  sampai bawah dengan gaya casual tetapi tetap rapi. Begitu juga, jika kamu akan berbicara atau presentasi di hadapan klien, usahakan berpenampilan menyesuaikan perusahaan klien. Contoh, kamu akan presentasi di depan klien Telkomsel kalau perlu kamu pakai kemeja merah menyesuaikan perusahaan mereka.



Ini penampilan saya ketika sharing tentang Public Speaking untuk Tim Promosi Universitas Al Azhar Indonesia (UAI) yang mayoritas pesertanya adalah mahasiswa/i


5. Praktik

Dan jika kamu sudah tahu semua hal penting di atas, alangkah baiknya jika terus dipraktikan. Because Practice make you perfect. Dan untuk menjadi seorang expert butuh waktu dan jam terbang. So, ayo mulai praktik.


Itu yang bisa saya sharing sama kamu, kalau punya kendala ketika berbicara di depan umum, silakan dibagi ke saya, siapa tahu nanti bisa berdiskusi bareng dan saling tukar pikiran.

Mudah-mudahan tips di atas bisa membantu kamu berani tampil dan berbicara di depan umum tanpa grogi. Selamat mencoba & let's speak up! 


Comments

  1. Aaaaahh terima kasih Kakak Sepermainan, tipsnya bagus banget. Apalagi untuk aku yang suka malu ngomong di depan umum tapi cerewet kalo cerita hehe

    Mesti banyak belajar nih sama Kakaknya :D

    ReplyDelete
  2. Kakak MC cantik bershibori, gimana cara jaga emosi ketika bicara di depan umum yah , Kak ? Saya tipe yang wajahnya sulit menyembunyikan emosi saat bicara . Tipe muka ga bisa bohong gitu deh. Terimakasih buat ilmu keren bicara di depan umumnya. Keren .

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nah iyaa aku pun mau nanya ini. Kadang tuh ya kl lg presentasi kayak orang abis lari marathon (megap2) walau cuma di awal sih.. Pas kesananya engga. Nah itu gmn ya ngontrolnyaa heu

      Delete
    2. Coba sebelum tampil senam wajah dulu dan berkaca sambil senyum yang paling manis. Pas mau mulai presentasi harus dan wajib kasih senyummu yang paling cantik dan kece, kalau masih megap-megap kaya orang lari marathon gunakan opening dengan menyapa, tanya kabar audience setelah agak mendingan baru mulai presentasinya dan sebelum mulai presentasi jangan lupa berdoa. Selamat mencoba ;)

      Delete
  3. Terimakasih tipsnya. Sangat bermanfaat. Benar2 membantu bagi yg sering ngomong di depan umum

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih kembali, yuk sama-sama belajar ;)

      Delete
  4. Duh, mesti belajar banyak nih dari kakak mc..
    Kemaren itu gw sempet ikut kelas public speaking n story telling. Disuruh cerita dalam waktu dua menit, sumpah grogi banget. Karna terburu2 dan takut audience gk nangkep poin penting dr cerita gw.. 😅😅

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mantap. hoho. But anyway, kalau grogi nikmatin aja, bahkan expert yang saya temui mereka selalu grogi setiap kali mau tampil ;)

      Delete
  5. Abis training public speaking ya?

    ReplyDelete
  6. Alhamdulillah sejak SMP ikut organisasi jadi biasa bicara di depan banyak orang, kecuali bicara di depan Orang Tuanya dia, ini yang selalu bikin gugup. ��

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ngomong depan orang tua dia masih gugup? berarti kontennya belum dipersiapkan dengan baik atau bisa jadi kamu masih belom serius dengan dia. Dan belum begitu tahu betul tentang audience-nya (orang tua dia). Knowing ur audience is important. Coba sekarang ditanya si tante sama oom suka masakan negara atau daerah mana? hahaha

      Delete
  7. Musti banyak belajar nih dari Kakak MC, apalagi saya introvert.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Justru, saya salut sama orang-orang introvert. Kalau sekali ngomong di depan hanya hal-hal yang penting. Dalam dunia trainer itu sangat dibutuhkan.

      Delete
  8. Makasih Kak tipsnya. Aku suka banget deh kalau ngomongin dan praktek speech :)

    ReplyDelete
  9. Informasinya penting nih.
    Jadi siap praktik bicara di depan orng banyak.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Selamat mencoba, jangan lupa berdoa dan terus belajar ;)

      Delete
  10. besok mau presentasi... pas banget diingetin teori2nya :)

    ReplyDelete
  11. Terimakasih tips nya kak sally. Belajar langsung dari kakak MC sepertinya akan lebih asik nih, boleh?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Boleh banget atuh mbak, saya juga masih belajar. Yuk, kita saling berbagi ilmu ;)

      Delete
  12. Suaraku agak cempreng mesti tau nih cara arltuh mic nya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama dong. Dulu suaraku juga cempreng, tapi mulai berkurang karena latihan setiap pagi pakai suara diafragma. Untuk mic coba echo-nya gak sedikit tinggi. Tapi mic hanya alat, seandainya lagi ngomong mic nya mati, cemprengnya kedengaran lagi, olehkarenanya mending latihan ngomong pakai suara diafragma. Selamat mencoba.

      Delete
  13. yup...point point diatas juga ada dalam mendongeng sebagai pendongeng....

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tepat sekali, Karena mendongeng adalah bagian dari Public Speaking. Semangat mengudara lewat dongeng, mas ;)

      Delete
  14. Ilmu dari kakak emsi yang harus dicatat baik-baik nih terutama penampilan. Selama ini aku kalau disuruh ngemsi ya ngemsi aja, ngacapruk gitu ga pakai teori apapun. Makasih ilmunya Mba, akan aku praktikkan

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah kalau Mbak Yun mah udah bagus banget, saya sarankan belajar di Akademi Trainer, langsung diajari sama guru Jamil Azzaini. Mbak Yun cocok banget jadi trainer ;)

      Delete
  15. Makasihh kakaa. Informatif banget untuk aku yang pengennya di belakang layar karena ngerasa ga pede kalo bicara di depan umum.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih kembali, semoga membantu dan selamat mencoba :D

      Delete
  16. Makasih kak tipsnya.. saya tuh kalo lagi presentasi suka kecepetan gitu ngomongnya.. tau2 ngos ngosan aja.. ada tips gak kak?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Coba rekam diri lewat kamera smartphone dan ngomong nama kamu siapa? Hobi dan warna favorit kamu apa? dalam waktu 10 detik. Kalau sudah coba lagi ngomong macam itu dengan intonasi berbeda dalam waktu 20 detik dan coba rekam dalam waktu 60 detik. Latihan ngomong pakai waktu biar kita tahu speed kita kecepatan apa enggak. Semoga membantu dan selamat mencoba ;)

      Delete
  17. wah makasih banyak info nya.. bagus banget buat saya yang masih gerogi buat ngomong di depan, apalagi di atas panggung...

    ReplyDelete
  18. Informatif, kaa, tips bermanfaat banget buat aku yg sering grogi ngomong di depan banyak orang. Aku juga suka aneh sama suaraku sendiri, kalo ngomong biasa sih suaranya biasa aja gitu pelan tapi kalo suaranya dikencengin dikit itu jadi berasa cempreng 🙈

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aku juga dulu gitu, bahkan dulu mentor ku bilang suaraku tipis (bahasa halus dari cempreng) hahaha. Akhirnya latihan terus ngomong pakai suara diafragma sampai sekarang. Yuk, latihan terus mbak ;)

      Delete
  19. kak kalo aku memerhatikan kamu gimana kak?? boleh gaaa

    ReplyDelete
    Replies
    1. Boleh banget, biasanya kalau kita sering memerhatikan orang itu, maka semakin paham ilmu yang akan didapat orang itu. selamat memerhatikan tapi jangan lupa terus latihan yaa :P

      Delete
  20. take note bgt ya, ternyata penampilan/ cara berpakaian pentinh jga ya, aku kan cuek bgt

    ReplyDelete
    Replies
    1. Penting, kecuali kita jadi narasumber dalam sebuah acara mbak. Mangkanya Alm. Bob Sadino setiap jadi narasumber suka-suka beliau pakai celana pendek, kaos dll

      Delete
  21. Wah makasih ilmunya, Kak MC hits!
    Aku pun suka grogi kalau disuruh ngomong depan banyak orang, padahal aslinya bawel.
    Semoga ilmunya bisa diterapkan dengan baik.

    ReplyDelete
  22. Sally keren! Kuy GSOS jd trainer atau lead fasil.. aku kangen daddy bawain training ini hahaha..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha bunda....

      Aku mah bisanya cuma sharing doang, trainernya daddy atuh hahaha

      Delete
  23. Berguna banget ini infonya. Makasih kak sally tulisannya

    ReplyDelete
  24. Makasih sharing ilmu dan tips nya. Berguna nih buat aku kalau dipanggil bicara di depan umum

    ReplyDelete
  25. Mesti sering latihan juga nih kalau mau ngomong di depan orang. Thanks sharingnya

    ReplyDelete
  26. Baca g terasa tw2 dah selesai.
    Thx sharing ilmunya.
    Ngomong2 keren juga indonesia, saat di dunia ketakutan ada 8 eh pas masuk indo nambah satu wkwK

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha

      Ngerasain ketakutan yang nomor 9 juga ga mas? wkwkwk

      Delete
  27. dan pastinya mesti percaya diri ya mba kalau mau berbicara di depan umum.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau point satu sudah dikuasai, insyaAllah tingkat percaya dirinya sudah 80% ;)

      Delete
  28. Oh ini kaka MC cantik yang kemarin ya. Makasih sudah berbagi. Saya termasuk orang yang susah berbicara di depan publik.

    ReplyDelete
  29. Kadang-kadang aku sudah nyiapin semuanya, sudah merasa siap lahir batin lah. etapi, entah kenapa pas di atas panggung jadi nervous sendiri. Datang tiba-tiba gitu sensasinya.

    ReplyDelete
  30. Tipsnya berguna banget, aku kalau ngomong di depan umum pasti tangan langsung kringetan.

    ReplyDelete
  31. Tulisannya betul2 bermanfaat. Terima kasih ya Kak sudah sharing ilmunya :)

    ReplyDelete
  32. Jadi pengen lihat2 lagi fotoku, kalo lagi ngomong di depan sudah cukup ekspresif atau belum ya :D
    Btw muncul dari kiri audiens, fungsinya biar apa, Kak?

    ReplyDelete
    Replies
    1. ini kayak kenapa sidebar sebaiknya ada di Kanan. Karena kebiasaan, mata kita - (orang Indonesia) akan lebih mudah menangkap alur dari Kiri ke Kanan, sebelah kiri juga selalu lebih dulu ditangkap mata.

      Delete
    2. Muncul dari kiri audience secara psikologis bakal ngaruh ke otak audience. Kalau muncul dari kiri audience, maka otak kanan audience yang akan mencerna. Kalau muncul sebaliknya, maka otak kiri audience yang bekerja, jika otak kiri yang bekerja maka dia akan memperhatikan si pembicara secara look dan detil. Bisa jadi mereka malah memperhatikan sepatu pembicara yang kegedean atau bajunya yang ga cocok sama dasi atau kerudung pembicara. Kurang lebih begitu mbak-mbak ku. Mangkanya kalau pernah lihat acara stand up comedy an di TV pasti mereka keluarnya dari kiri audience. Semoga menjawab nggih hehehe

      Delete
  33. thankyou sharingnya kakak MC heiittssssss

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Menteri Favorit ala Diah Sally

3 Jenis Narasumber & Solusinya